Home » , , , » Mengenal Lebih Dalam Hakikat Manhaj Yayasan As Sunnah (UPDATE 28/9/08)

Mengenal Lebih Dalam Hakikat Manhaj Yayasan As Sunnah (UPDATE 28/9/08)

MENGENAL LEBIH DALAM HAKIKAT MANHAJ
YAYASAN AS SUNNAH CIREBON

Oleh: Abu Muhammad Abdurrahman Sarijan


Segala puji bagi Allah, kami memuji, meminta tolong, dan beristigfar kepada-Nya, kami berlindung kepada-Nya dari kejahatan diri-diri kami dan dari kejelekan amalan-amaan kami.Barangsiapa yang Allah beri hidayah oleh-Nya maka tidak ada yang menyesatkannya dan barangsiapa yang disesatkan-Nya maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.

Aku bersaksi bahwasannya tidak ada Ilah kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.

Amma ba'du:

Allah Ta'ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ (34
"Wahai orang-orang yang beriman. Sesungguhnya banyak dari orang-orang alim dan rahib-rahib mereka benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang bathil dan mereka menghalang-halangi manusia dari jalan Allah…" (QS.At Taubah: 34).

Allah Ta'ala berfirman ketika mencela ulama suu':
فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ وَرِثُوا الْكِتَابَ يَأْخُذُونَ عَرَضَ هَذَا الْأَدْنَى وَيَقُولُونَ سَيُغْفَرُ لَنَا وَإِنْ يَأْتِهِمْ عَرَضٌ مِثْلُهُ يَأْخُذُوهُ أَلَمْ يُؤْخَذْ عَلَيْهِمْ مِيثَاقُ الْكِتَابِ أَنْ لَا يَقُولُوا عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ وَدَرَسُوا مَا فِيهِ وَالدَّارُ الْآَخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ (169
"Maka setelah mereka, datanglah generasiyang jahat yang mewarisi Taurat yang mengambil harta benda dunia yang rendah ini. Lalu mereka berkata:'Dan kelak jika harta benda dunia datang kepada mereka sebanyak itu juga, niscaya mereka akan mengambilnya juga. Bukankah mereka terikat perjanjian dalam kitab Taurat bahwa mereka tidak akan mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar,padahal mereka telah mempelajari apa yang tersebut di dalamnya? Negeri akhirat itu lebih baik bagi mereka yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu mengerti?" (QS. Al A'rof: 169).

Dan telah Tsabit dari Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bahwasannya ia bersabda:
أخوف ما أخاف على أمتي كل منافق عليم اللسان
"Sesuatu yang paling aku takutkan terhadap ummatku adalah setiap munafiq yang pandai bersilat lidah"

Dari Tsauban radhiallahu 'anhu, ia berkata: Bersabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam:
أخوف ما أخاف عليكم الأئمة المضلون (رواه أبو داود
"Sesuatu yang paling aku takutkan terhadap kalian adalah a'imah yang menyesatkan" (HR. Abu Dawud)1)

Dari ayat dan hadits di atas teranglah bagi kita begitu berbahayanya para da'I yang menyerukan kepada kesesatan. Namun berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Yayasan As-Sunnah Cirebon dan para da'inya, mereka justru menebarkan virus-virus yang berasal dari para da'I yang telah dikenal kesesatannya, misal: Syaikh Muhammad Sholih Munajid dan Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Aj Jibrin. Mereka menebarkan virus-virus da'I hizbiyyah ini melalui media audio ataupun tulisan (dengan menterjemahkan tulisan-tulisan mereka) kepada ummat.(Lihat gambar 1 dan 2)


(Gambar: 1)

(Gambar: 2)

Maka saya berkata: Segala puji hanya bagi Allah yang telah menguakkan bukti-bukti ini. Hal ini semakin menunjukkan kepada kita akan hakikat manhaj Yayasan As Sunnah Cirebon beserta para da'inya.

Allah Ta'ala berfirman:
بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَاطِلِ فَيَدْمَغُهُ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٌ (18
"Sebenarnya Kami melemparkan yang haq (kebenaran) kepada yang bathil, lalu yang haq itu menghancurkannya. Maka seketika itu yang bathil lenyap…" (QS. Al Anbiya': 18).

A. Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Aj Jibrin
Merujuk fatwanya tertanggal 17/8/1416H, 26/2/1417, serta 14 Rabi'ul Akhir 1417H/29 Agustus 1996 yang diterbitkan oleh koran Kuwait Al Anbaa' ketika ditanya tentang Hasan Al Banna dan Sayyid Quthb, maka kita akan mengetahui pembelaannya terhadap Hasan Al Banna dan Sayyid Quthb. Beliau berkata ketika membela Sayyid Quthb dan Hasan Al Banna dalam fatwanya:"…Kemudian aku berkata: Sesungguhnya Sayyid Quthb dan Hasan Al Banna adalah bagian dari ulama kaum muslimin dan dari ahlul dakwah. Allah telah memberikan manfaat yang banyak dengan dakwah mereka, serta pada diri mereka ada kejuhudan tanpa kita diragukan lagi…".2)


(Gambar: 3)

Dan alhamdulillah Syaikh Abdullah Shalfiq Az Zufairi hafizahullah telah membantah fatwa Syaikh Aj Jibrin ini dengan bantahan yang memuaskan dan mematikan syubhat yang hendak dihembuskannya kepada ummat.

Perlu diketahui bahwa buku bantahan terhadap Syaikh Aj Jibrin ini diberi komentar oleh Syaikh Robi' bin Hadi Al Madkholi hafizahullah dan Syaikh 'Ubaid Al Jabiri hafizahullah.

Selain Syaikh Abdullah Salfiq Az Zufairi hafizahullah, Syaikh Muhadits Yahya bin 'Ali Al Hajuri hafizahullah telah memasukkan Syaikh Aj Jibrin kedalam barisan du'at hizbiyyah, berikut buktinya:

(Gambar: 4)

Dan segala puji bagi-Nya, selain kedua Syaikh tersebut di atas kami juga mendapatkan fatwa Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmiy rahimahullah tentang Syaikh Aj Jibrin ini. Berikut cuplikan fatwa beliau rahimahullah:

بن جبرين ياجماعة هو إخواني إخواني محترق كما يقال أنا ابغاكم تقرأون كتاب رد الجواب إذا رأيتم فيه شيء من خطأ قولولي........

Agar bukti ini semakin kuat, berikut kami sertakan juga rekaman audionya


(Sumber: Kaset Ash Showa'iqun Nazilah 'alal Afkar Bathilah, side:B)


Dan lihatlah bantahan Syaikh (Ahmad bin Yahya An Najmi rahimahullah) terhadap perkataan-perkataan Syaikh Aj Jibrin terhadap kitab beliau yang berjudul MAURIDUL 'ADZBUZ ZULAAL terutama dalam bab: 9 dari buku tersebut.


Perlu kita ketahui bahwa bab:9 dalam kitab MAURID berisi 25 catatan penyimpangan Ikhwanul Muslimin.


Klik disini untuk menemukan jawaban Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi rahimahullah.


Dari bukti-bukti di atas menujukkan kepada kita bahwa Syaikh Aj Jibrin adalah bagian dari du'at Ikhwanul Muslimin (Da'I hizbiy).

b. Syaikh Muhammad Sholih Munajid
Diantara buku yang ditulis oleh Syaikh Muhammad Sholih Munajid adalah Muharomat Istahana bihan Naas yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan Dosa-dosa yang dianggap biasa. Diterbitkan dan dibagikan secara gratis oleh Yayasan Hizbiy Al Shofwah, Jakarta.

Jika mereka bertanya:Apa buktinya da'I Yayasan As Sunnah Cirebon menyebarkan tulisan dan membela pemikiran Syaikh Muhammad Sholih Munajid? Maka kami jawab sbb:

Bukti bahwa da'I Yayasan As Sunnah Cirebon menyebarkan pemikiran Syaikh Muhammad Sholih Munajid adalah dengan apa yang diterjemahkan oleh Ustadz Abu Abdirrahman Fariq bin Qosim Anuz berjudul Bahaya Meremehkan Dosa dengan mengambil rujukan buku Uriidu 'an Atuuba Walaakin...karya Syaikh Muhammad Sholih Munajid. Terjemahan ini dalam bentuk bulletin yang di cetak dan diterbitkan oleh Jeddah Da'wah Center, KSA (Tempat kerja Ustadz Fariq) kemudian digandakan oleh lajnah-lajnah lainnya, berikut buktinya:

(Gambar: 6)


(Gambar: 7)

Siapakah Syaikh Muhammad Sholih Munajid?

Perlu kiranya kita mengetahui sejenak siapakah sebenarnya Syaikh Muhammad Sholih Munajid ini.

Merujuk fatwa Syaikh Robi' bin Hadi Al Madkholiy dan Syaikh 'Ubaid Al Jabiri serta Syaikh Yahya Al Hajuri hafizahumullah dapat kita ketahui bahwa Syaikh Muhammad Sholih Munajid ini adalah seorang hizbiy.

Berkata Syaikh Robi' bin Hadi Al Madkholiy hafizahullah:"Dia (Syaikh Muhammad Sholih Munajid, pent) adalah salah satu pembesar dari pembesar-pembesar Quthbiyin (=pengikut Sayyid Quthb)".

Berkata Syaikh 'Ubaid Al Jabiri hafizahullah:"Sesungguhnya dia adalah seorang Quthbiy (=pengikut Sayyid Quthb)".(Sumber: http://www.sahab.net/forums/showthread.php?t=289576).

Berkata Syaikh Yahya bin 'Ali Al Hajuri hafizahullah:"Al Munajid: Sesungguhnya telah berkata Syaikh kami (=Syaikh Muqbil, pent) bahwasannya ia adalah Sururiy (=pengikut Muhammad Zainal Abidin bin Surur)". (Sumber: http://www.salafyoun.com/showthread.php?p=15285).


(Gambar: 8)

Bukti kehizbiyahan beliau dapat kita lihat dalam kitabnya. Beliau menasehatkan untuk membaca buku-buku para tokoh Ikhwanul Muslimin serta menasehatkan untuk mendengarkan kaset-kaset mereka, misal:Sayyid Quthb, Hasan Al Banna, Abul A'la Al Maududiy, Aid Al Qorniy, Safar Hawaliy dll dalam perpustakan pribadi dirumah-rumah. Kemudian beliau menasehatkan agar anak-anak kita mendengarkan nasyid (Sumber: http://www.salafyoun.com/showthread.php?t=2250).


(Gambar: 9)


(Gambar: 10)



(Gambar: 11)


(Gambar: 12)

Maka dari bukti ini jelaslah bahwa Syaikh Muhammad Sholih Munajid adalah seorang Hizbiy.

Du'at Yayasan As Sunnah Cirebon
Setelah kita mengetahui hakikat Manhaj Yayasan As Sunnah Cirebon, maka perlu kiranya kita mengenal sedikit para da'i yang bernaung di bawah payung Yayasan As Sunnah. Hal ini dimaksudkan agar kita dapat berhati-hati dalam mengambil ilmu ini.

Para da'I aktif pada waktu kami masih belajar di Yayasan ini diantaranya adalah sbb:
A. Abu Abdirrahman Fariq Qosim Anuz, Lc.
B. Abu Nu'man Muhammad Thoharoh, Lc.
C. Abu Abdillah Tata Abdul Ghoniy Nashih.
D. Ahmad Kurnaedi (Kurnaedi), Lc. (Pernah mengajarkan buku karya Adnan Ar'ur kepada akhwat di daerah kami (Cideng, Cirebon).
E. Ali Hijrah (waktu itu sebagai ketua Yayasan).
F. Abu Ibrohim Sa'id Riyana.
G. Abu Ibrohim Taryaman, Lc (Suami adik ipar da'I Jum'iyyah Ihya'ut Turots Al Hizbiyyah Kuwait Lajnah Junub Syarq Asia, Abu 'Umair Faruq). Beliau (Taryaman) adalah pengurus Al Irsyad Al Islamiyah Indramayu.
H. Muhsin (Adik Ali Hijrah)
I. Fathurrahman, Lc.

Sedangkan da'I muda di Yayasan ini yang ia dahulu adalah teman penulis, Muadin, Lc.

Semoga dengan adanya bukti yang terang benderang malam bagaikan siangnya ini menjadikan kita semakin berhati-hati dalam mengambil ilmu ini.

Berkata Muhammad Sirin:"Ilmu ini adalah agama, maka lihatlah darimana kamu mengambil agamamu". (Muqodimah Shahih Muslim)

Wa akhiru da'wana 'anil hamdu lillahi robbil 'alamiin.

Jahra-Kuwait, 20 Romadlon 1429 bertepatan dengan 20 September 2008
Akhukum fillah,
Abu Muhammad Abdurrahman Sarijan


Catatan:
1) Diringkas dari kata pengantar Syaikh Muqbil rahimahullah terhadap buku رفع اللثام عن مخالفة القرضاوي. Oleh Syaikh Ahmad bin Muhammad bin Manshur Al 'Udainiy.
2) Dinukil dari kitab ملحوظات و تنبيهات على فتوى فضيلة الشيخ عبد الرحمن الجبرين hal, 15. Oleh Syaikh Abdullah Salfiq Az Zufairi.

PERHATIAN!!!
Ketika kami melihat kembali website Yayasan As Sunnah pada tanggal 21 Ramadlon 1429 pukul 05.35 waktu Kuwait (sekitar pukul 09.35 WIB) di http://www.radioassunnah.com/ ternyata telah ada PERUBAHAN nama penulis kitab Tahdziibu Tashiilil Aqidatil Islamiyyah dari Syaikh Abdurrahman Aj Jibrin menjadi Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz Aj Jibrin. Padahal ketika kami menulis risalah ini kemarin kira-kira sampai pukul 20.00 atau 21.00 waktu Kuwait disana masih tertulis dengan nama Syaikh Abdurrahman Aj Jibrin.Allahlah yang Maha Mengetahui kebenarannya

19 komentar:

tata abdulghoni said...

من لم يدع قول الزور و العمل به و الجهل فليس لله حاجة في أن يدع طعامه و شرابه
budi....ittaqillah ya akhi... fi lisaanika wa qolaamika
Abu Abdillah Tata Abdul Ghoni Naashih

Ibnu Sarijan said...

@ AbaheZahra. Antum mau tahu tempat kerja kami? Maaf jadi beriklan sedikit nih karena AbaheZahra ingin tahu.

Kami bekerja di MAKTAB SYARIKAH NOOR AL HARETH FOR OPTIC, HEARING AID AND MEDICAL EQUIPMENT. Perusahaan kami memiliki cabang-cabang sbb:

JAHRA:
1) Mujama' Najd (Qaeseriyah Qodimah). Head Shop.
2) Mujama' Zaid (Al Hareth Optic)
3) Mujama' Khan Khalili (Noor Al Hareth)
4) Mujama' Al Mikhyal (Office, Hearing Aid dan Medical Equipment).
5) Mujama' Wara
5.a)Al Hareth Optic
5.b)Blue Eyes Jahra
6) Alamiyah Mall (Al Hareth Optic)
ANDALUS:
7) Al Hareth Optic Andalus
8) Blue Eyes Andalus
AL RAI (DREAM MALL).
9) Al Hareth Al Rai
KUWAIT CITY:
10) Mujama' Mutsanna:
10.a)Al Hareth Optic
10.b)Hearing Aid.

Kami kira cukup ya AbaheZahra?!. Sedang antum kerja dimana? Di tempat yang terkenal ga bisa sholat jama'ah dan sholat jum'at atau di tempat yang memakai pakaian gaya orang-orang kafir (dengan memakai dasi)?

Ibn Sarijan said...

@ AbaheZahra. Ketahuilah bahwa Ghibah itu terbagi menjadi dua, ghibah yang haram dan ghibah yang mubah.
Imam An Nawawi rahimahullah menerangkan dalam kitabnya RIYADUS SHOLIHIN tentang kapan ghibah itu menjadi mubah (maaf kami tidak menterjemahkannya karena Anda kan pandai berbahasa Arab), yakni:
قال النووي ـ رحمه الله تعالى ـ :
باب ما يباح من الغيبة :
إعلم أن الغيبة تباح لغرض صحيح شرعي، لا يمكن الوصول إليه إلا بها، وهو ستة أبواب ـ أذكر خلاصة قوله، ويأتي تفصيله في محله من كلام العلماء : ـ
الأول : التظلم ...
الثاني : الاستعانة على تغيير المنكر، ورد العاصي إلى الصواب....
الثالث : الاستفتاء...
الرابع : تحذير المسلمين من الشر ونصيحت ....
الخامس : أن يكون مجاهراً بفسقه وبدعته ...
السادس : التعريف؛ فإذا كان الإنسان معروفاً بلقب كالأعمش، والأعرج، والأصم، جاز تعريفهم بذلك ...
ـ ثم قال : ـ
فهذه ستة أبواب ذكرها العلماء، وأكثرها مجمع عليها دلائلها من الأحاديث الصحيحة المشهورة (( .
Jelas kan AbaheZahra Ghibah yang Haram dan yang Mubah?!
Kemudian berikut kami nukilkan perkataan ulama tentang pentingnya membantah ahlul ahwa wal bida'.
Berkata Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah ketika beliau ditanya.
الرجل يصوم ويصلى ويعتكف, أحب إليك أو يتكلم في أهل البدع؟ فقال: إذا قام فصلى واعتكف فإنما هو لنفسه, وإذا تكلم في أهل البدع فإنما هو للمسلمين, هذا أفضل.
Kemudian berkata Syaikhul Islam Ibn Taimiyah rahimahullah tentang mentahdir ahlul bida' dan ahlu ahwa':
فـإن بـيـان حـالهم، وتحـذيـر الأمـة منهم واجب باتفاق المسلمين ...وهــو من جـنـس الجـهـاد في سبيـل الله
Na'am, bahwasanya memperingatkan ummat dari bahaya ahlul bida' wal ahwa' adalah suatu perbuatan yang lebih utama dari sholat, I'tikaf dan berpuasa bahkan perbuatan ini merupakan jihad fii sabilillah.

Ibn Sarijan said...

@Ustadz Abu Abdillah Tata Abdul Ghoniy bin Naashih.
Jazakumullah khoiron jaza'. Ana ada sedikit catatan terhadap hadits yang antum nukilkan. Sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam:…Qauluz Zuur. Apakah yang ana nukilkan dalam tulisan di atas merupakan perkataan dusta/palsu? Bukankah hal ini berasal dari sumber disekitar antum sendiri dan tentunya antum memiliki akses untuk bertanya kepada Ustadz Fariq tentang terjemahannya itu?!
Perlu antum ketahui, ketika kami menulis risalah di atas (tanggal 20 Ramadlon 1429) kami mendengar kajian yang dibawakan oleh Syaikh Robi' bin Hadi Al Madkholiy hafizahullah. Beliau hafizahullah ditanya tentang Al Maghrowi (Muhammad Al Maghrowi, pent), tentunya antum tahu siapa Muhammad Maghrowi ini?!. Tetapi kami merasa aneh dengan sikap yang dilakukan oleh Yayasan As Sunnah, mereka malah melink website milik Abu Salma yang mana di dalamnya terdapat link Muhammad Maghrowi. Syaikh Robi' bin Hadi Al Madkholiy telah mewanti-wanti kepada kita untuk berhati-hati dari Al Maghrowi ini. Silakan antum download fatwa beliau disini: http://www.esnips.com/nsdoc/1c3ba2af-4227-4424-95c3-a587e14e7d0b/?action=forceDL
Kemudian jika kita menilik link-link yang ditampilkan dalam website milik Abu Salma, maka disana banyak terdapat link ahlul ahwa', misal: Syaikh Abdul Azim Badawi, Syaikh Abdullah Abdurrahman Aj Jibrin, Syaikh Abu Ishaq Al Huwainiy, Syaikh Muhammad Hamud An Najdi (Ketua Jum'iyyah Ihya'ut Turots cabang Shabah Nasiir, Kuwait), Syaikh Muhammad Al Maghrowi, Syaikh Muhammad Husain Ya'qub, serta Syaikh Mushthofa Al Adawi. Sebenarnya Abu Salma telah mengetahui tentang fatwa ulama terhadap sebagian nama masyayaikh di atas, hal ini terbukti beliau lah yang pertama kali memberitahukan kepada ana link daftar nama da'I-da'i hizbiy yang ditulis oleh Syaikh Yahya bin 'Ali Al Hajuri hafizahullah (antum dapat mengeceknya di sini: http://www.salafyoun.com/showthread.php?t=3660). Namun entah mengapa ia tetap mencantumkan nama da'I hizbiy, misal: Syaikh Abdullah Aj Jibrin, Syaikh Muhammad Husain Ya'qub dalam websitenya. Inilah bukti lain tentang Yayasan As Sunnah Cirebon.

thulab said...

Assalamualikum wa rahmatullahi wa barakatuhu
alhamdulillahana menemukan ikhwah yang peduli dengan islam dan kaum muslimin adalam hal amar ma'ruf nahi munkar guna menunjuki umat jalan kebenaran danmenjauhkannya dari kesesatan
lakin ana mendapati antum juga kurang bijak dalam hal tahdzir
ana abu abdussalam 19 tahun mahasiswa ugm teknik pertanian www.thulab.blogspot.com
jujur ana bukan termasuk ahli ilmu fi hadza masa'ail lakin ana cuma pengen saran
mbo kalo ada berita dari orang2 tu diperiksa dulu keshohihannya
bukankah dulu dikalangan para shahabat Ridwanullah alaihim ajma'in pun ada orang2 yang berkata dusta hingga hampir2 terjadi peperangan gara2 tidak dicek dulu ke shohihan berita yang sampai ke tengah mereka Ridwanullah alaihim ajma'in nah akan lebih arif kalo antum main dulu ke assunnah
kemudian menanyakan dan konfirmasi
ana sendiri tidak mendapati ada kawasan yang lebih syar'i daripada kompleks assunnah di cirebon dan yang lebih perhatian dalam menyebar dakwah salaf ke tengah2 umat disana
antum harus akui itu akh agar jadi pertimbangan agar antum lebih berhati2 dalam berfatwa

Ibn Sarijan said...

Wa 'alaikum salam warohmatullahi wa barrokatuh.

Jazakallah khoiron jaza'. Alhamdulillah apa yang ana tulis ini berdasarkan bukti (sebagaimana yang antum lihat). Terakhir (kira-kira 9 bulan yg lalu)ana sempat ke As sunnah. Sungguh, perubahan yang terjadi sangat besar. Berbeda dengan waktu dulu ana belajar di sana. Banyak pengajar di sana yang mengenakan PANTALON yang mana baju-baju mereka tak sampe lutut atau pertengahan paha, ini realita ya akhi.

Anonymous said...

Apa bukti antum, antum mengatakan Syaikh Abu Ishaq Al Huwainiy termasuk da'i ahlul ahwa?

Ibn Sarijan said...

Perhatikan fatwa Syaikh Muqbil rahimahullah terhadap Abu Ishaq Al Huwainiy pada link di bawah ini:
http://www.esnips.com/doc/90b0d659-9b5a-45cf-9712-925649ed0679/Syaikh-Muqbil-Huwaini-seorang-ahli-bidah

Bukti akrabnya Ihya'ut Turots dengan Abu Ishaq Al Huwainiy
http://img77.imageshack.us/img77/345/abiishaqatturatsjk0.jpg

http://ibnusarijan.blogspot.com/2008/08/akrabnya-ihyaut-turots-dengan-ahlul.html

Berikut penyimpangan-penyimpangan Abu Ishaq Al Huwainiy
http://www.4shared.com/file/64415979/cbb92199/Kumpulan_penyimpangan_Abu_Ishaq.html

Fatwa Ulama Terhadap Abu Ishaq
http://www.4shared.com/file/64415926/2671c84d/Fatwa_Ulama_Terhadap_Abu_Ishaq_Al_Huwainiy.html

Perhatikan juga apa yang diterangkan oleh Syaikh kami, Abu Abdillah Kholid bin Dlohawi Az Zufairiy hafizahullah Ta'ala:
http://ibnusarijan.blogspot.com/search/label/Archive%20Ihya%27ut%20Turots

Serta tengoklah apa yang diterangkan oleh Syaikh Abul A'la Kholid bin Muhammad 'Utsman hafizahullah ttg Abu Ishaq:
a. http://www.hadith-athr.com/sound/kh-otman/twdih/21.rm
b. http://www.blogger.com/%20http://www.hadith-athr.com/sound/kh-otman/twdih/22.rm
c. http://www.blogger.com/%20http://www.hadith-athr.com/sound/kh-otman/twdih/24.rm
d. http://www.blogger.com/%20http://www.hadith-athr.com/sound/kh-otman/twdih/26.rm
e. http://www.blogger.com/%20http://www.hadith-athr.com/sound/kh-otman/twdih/25.rm
Semoga bermanfaat dan menghilangkan keraguan pada diri Anda.

Ibn Sarijan said...

Berikut perbaikan link keterangan Syaikh Abul A'la Kholid bin Muhammad hafizahullah ttg Abu Ishaq Al Huwaini

a. http://www.hadith-athr.com/sound/kh-otman/twdih/21.rm
b. http://www.hadith-athr.com/sound/kh-otman/twdih/22.rm
c. http://www.hadith-athr.com/sound/kh-otman/twdih/24.rm
d. http://www.hadith-athr.com/sound/kh-otman/twdih/26.rm
e. http://www.hadith-athr.com/sound/kh-otman/twdih/25.rm
Semoga bermanfaat dan menghilangkan keraguan pada diri Anda.

Anonymous said...

assalamualaikum akh

di atas adalah bukti2 penyimpangan Syaikh Abu Ishaq al Huwaini, dan ana rasa memuaskan juga.

Bagaiman dengan ulama2 yordan khususnya di Markaz Imam al Albani ( Syaikh Ali Hasan, Syaikh Salim al hilali, Syaikh Musa alu Nashr, dan lain2)yang semuanya sering diundang ke Indonesia dan mengisi di sarang Sururiyah. apakah mereka juga termasuk ahlul bid'a? padahal mereka semua termasuk murid2nya Syaikh Al Albani, dan di antaranya adalah Syaikh Abu Ishaq al Huwaini itu sendiri.

Datangkan bukti ilmiah serta dalil, jika mereka juga termasuk da'i Sesat.

kalau mereka masih di anggap salafiyyin, kenapa da'i yg mengundang mereka di katakan sururiyah?

padahal penyimpangan mereka hampir sama dengan Syaikh Abu Ishaq, syaikh abu ishaq berakrab dengan yayasan ihyaut-turot Kuwait, sedangka mereka diundang oleh da'i - da'i yang kalian tuduh sururiyah itu?

ana butu penjelasan yg ilmiah di sertai dengan dalil, karena ana butuh kebenaran yang hakiki, walaupun datangnya dari antum yg masih thulabul ilmi.

Anonymous said...

assalamualaikum akh

di atas adalah bukti2 penyimpangan Syaikh Abu Ishaq al Huwaini, dan ana rasa memuaskan juga.

Bagaiman dengan ulama2 yordan khususnya di Markaz Imam al Albani ( Syaikh Ali Hasan, Syaikh Salim al hilali, Syaikh Musa alu Nashr, dan lain2)yang semuanya sering diundang ke Indonesia dan mengisi di sarang Sururiyah. apakah mereka juga termasuk ahlul bid'a? padahal mereka semua termasuk murid2nya Syaikh Al Albani, dan di antaranya adalah Syaikh Abu Ishaq al Huwaini itu sendiri.

Datangkan bukti ilmiah serta dalil, jika mereka juga termasuk da'i Sesat.

kalau mereka masih di anggap salafiyyin, kenapa da'i yg mengundang mereka di katakan sururiyah?

padahal penyimpangan mereka hampir sama dengan Syaikh Abu Ishaq, syaikh abu ishaq berakrab dengan yayasan ihyaut-turot Kuwait, sedangka mereka diundang oleh da'i - da'i yang kalian tuduh sururiyah itu?

ana butu penjelasan yg ilmiah di sertai dengan dalil, karena ana butuh kebenaran yang hakiki, walaupun datangnya dari antum yg masih thulabul ilmi.

ibn sarijan said...

Wa 'alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh.

Sebelum kami menjawab pertanyaan Anda, maka kami ingin bertanya kepada Anda. Tunjukkanlah jati diri Anda, janganlah bersembunyi dibalik tabir? Bukankah Anda menginginkan kebenaran hakiki sebagaimana yang Anda sebutkan.

Dan hendaklah Anda gigit dengan gigi geraham terhadap apa yang telah Anda ucapkan, karena apa yang akan kami sampaikan bukanlah berasal dari seorang PENUNTUT ILMU melainkan sebaliknya. InsyaAllah fatwa dari ahli ilmu ttg Al Irsyad dan jum'iyyah hizbiyah lainnya akan kami tampilkan setelah Anda menunjukkan jadi diri.

Abul Hasan said...

assalamualaikum akh.....

dua pertanyaan terakhir adalah pertanyaan dari ana. terus terang ana sangat menantikan bukti2 dari antum, karna ana ingin mendapatkan kebenaaran yang hakiki, tak mengurangi rasa hormat ana kepada antum, ana harap bantahan antum di sertai dengan dalil yang ilmiah agar tidak keluar dari batas2 yang telah di gariskan.

Barakallahu fiikum

Abul Hasan
Surabaya 28 Ramadhan 1429 H / 28 September 2008 M

ibn sarijan said...

Wa 'alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh.

Berikut adalah URL Fatwa Syaikh 'Ubaid Al Jabiri hafizahullah ttg Jum'iyyah Al Irsyad Indonesia.

Download:
http://rapidshare.com/files/148637362/ubaid_irsyad_2.mp3.html

Kami sertakan juga fatwa Syaikh Kholid Ar Radadiy hafizahullah untuk dapat kita ambil faedahnya ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan Al Ustadz Wildan hafizahullah. Berikut URLnya: http://www.4shared.com/file/64595096/3178b26d/dialog-ustadz-wildan-dengan-as-syaikh-abu-yasir-khalid-ar-raddadiy.html?dirPwdVerified=fca520cf

Semoga dengan adanya bukti yang terang ini dapat bermanfaat bagi antum. Barokallah fiikum.

Abu Muhammad Asy-syirbuni said...

Assalaamu'alaikum..

Afwan ana hanya ingin berbagi nasihat saja..
Ittaqillaah ya Akhi...

Janganlah seseorang menyampaikan sesuatu hanya karena rasa kebencian yang muncul dari dalam hatinya...
Antum menisbatkan diri kepada SALAFY, tetapi dimana akhlak antum...?
Kalau menurut Ana, lebih baik Antum itu berkata baik atau jika tidak bisa berkata baik maka lebih baik lagi untuk diam..
Syukron...

Abu Zahroh said...

Akh Ibn Sarijan,

Saya baca-baca dari link URL yang berikan tapi belum menemukan jawaban atas pertanyaan dari Akh Abul Hasan. Afwan mohon dikoreksi kalau ternyata ada.
Yang saya maksud pertanyaan dari akh Abul hasan adalah:
"Bagaiman dengan ulama2 yordan khususnya di Markaz Imam al Albani ( Syaikh Ali Hasan, Syaikh Salim al hilali, Syaikh Musa alu Nashr, dan lain2)yang semuanya sering diundang ke Indonesia dan mengisi di sarang Sururiyah. apakah mereka juga termasuk ahlul bid'a? padahal mereka semua termasuk murid2nya Syaikh Al Albani, dan di antaranya adalah Syaikh Abu Ishaq al Huwaini itu sendiri."

Syukron sebelumnya.

ibn sarijan said...

@ Abu Zahroh.

Silakan antum lihat kembali URL pada jawaban kami terhadap Abul Hasan atas fatwa Syaikh Ubaid Al Jabiri. Barokallah fiikum.

Abu Zahroh said...

Akh Ibn Sarijan,
Syukron atas informasi URL mp3 filenya.
Nanya lagi ya Akh, fatwa dari Syaikh Ubaid Al Jabiri tersebut sekitar tanggal berapa ya Akh ?

Barusan saya coba search dan menemukan informasi pembanding yang patut dikonsider mengenai adanya perbedaan pendapat antar ulama dalam menilai suatu realitas:
http://www.geocities.com/fsms_sunnah/hajr6

Juga ada fatwa dari Syaikh Dr. Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily mengenai bermu'amalah dengan yayasan Ihya'ut Turats yang disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 06/Tahun X/1427H/2006M:
http://www.almanhaj.or.id/content/2450/slash/0

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala melembutkan hati-hati kita.
Dan semoga kita bisa senantiasa memperbaiki dan menghiasi diri-diri kita dengan akhlaq yang mulia.

Barakallahu fiik.

ibn sarijan said...

@ Abu Zahroh

Fatwa Syaikh 'Ubaid Al Jabiri hafizahullah ttg Al Irsyad terjadi pada hari Ahad tanggal 11 September 2005.

Adapun terjemahan fatwa tersebut sbb:
"Sesungguhnya dari apa yang telah sampai kepadaku dari dokumen yang disebarkan melalui majalah Adz Dzakiroh, maka nampak bagiku secara menyakinkan bahwa organisasi Al Irsyad yang didirikan oleh seorang yg disebut Ahmad bin Muhammad As Surkati As Sudani Al Anshori adalah organisasi Ikhwaniyah Siyasiyyah dan bukan di atas sunnah sama sekali. Namun dia dibangun di atas manhaj organisasi Ikhwanul Muslimin yg didirikan oleh Hasan Al Banna di Mesir satu kurun masehi yg telah lalu. Oleh karena itu, maka sesungguhnya saya memperingatkan anak-anakku, saudara-saudaraku di Indonesia dan aku mengajak agar mereka jangan berta'awun bersamanya dalam bentuk apapun. Karena sesungguhnya dia bukan salafiyah walaupun mengaku di atasnya".

Ttg tulisan Abu Salma, cukuplah kita ketahui ttg jati dirinya atas sikap ghuluwnya dalam membela AL IRSYAD ILEGAL. Tidakkah engkau tahu dan mengambil ibroh ttg hal ini wahai Abu Zahroh?!

Dan sebagai info tambahan bagi Anda (Wahai Abu Zahroh)kami sertakan juga risalah bantahan saudara kami Al Ustadz Abu Karimah Askari Al Bugisi hafizahullah Ta'ala terhadap Firanda dan semisalnya. Silakan simak disini:
http://atsariyyah.files.wordpress.com/2008/09/hancurnya-menara-kemegahan-it.pdf

Selanjutnya, ttg fatwa Syaikh Ibrohim Ar Ruhaili hafizahullah, maka berdasarkan kaidah:

"Yang Mengetahui hendaklah memberitahukan kepada yang tidak mengetahui"

"Kebenaran tidak dikenal dari seorang tokoh, tetapi seorang tokoh itu dikenali dengan kebenarannya".

"Kritikan yang terperinci lebih didahulukan daripada pujian secara umum"

Maka berikut kami sampaikan tulisan Syaikhuna (Syaikh kami) Abu Abdillah Kholid bin Dhohawi Az Zufairi hafizahullah Ta'ala yang beliau sampaikan sewaktu di Indonesia. Kami harap Anda membacanya dengan teliti.

Silakan antum simak disini:
http://www.4shared.com/file/65764050/a5fd025f/MEMBONGKAR_KEDOK_IT.html

ANDA MEMBUTUHKAN BIBIT MANGGA BERKWALITAS?

Kami Bibit Unggul Nursery menyediakan berbagai Bibit Mangga Berkwalitas, missal: Mangga Erwin/Irwin, Mangga Kiojay, Mangga Chokanam, mangga Namdokmay, Mangga Mahatir. Kami juga menyediakan Bibit Durian Monthong, Durian Bhineka Bawor, Jeruk Chokun, Jeruk Santang.

Segera Hubungi Kami di:

0852-2081-6455.

Lengkapi koleksi kebun Anda dengan Bibit Berkwalitas dari kami

Kami siap melayani pembelian(Grosir dan Eceran) bibit dari seluruh Indonesia dengan kwalitas bibit unggulan dan harga terjangkau.

Komentar Terbaru