1 Fatwa-fatwa Tentang Pembelian Obligasi Berjangka Dan Saham

FATWA-FATWA TENTANG
PEMBELIAN OBLIGASI*) BERJANGKA DAN SAHAM**)

Oleh: Lajnah Daimah Lil Buhuts Al 'Ilmiyyah wal Ifta', KSA


(Fatwa no. 5348)
Pertanyaan: Saya beritahukan kepada Anda sekalian bahwa saya pernah membeli obligasi berjangka dari seorang yang bernama (M.M.Y) bernilai 700 ribu riyal, seharga 300 ribu riyal secara tunai. Dan orang yang mengetahui tindakan saya ini berkata:'Ini riba atau haram'. Oleh karena itu, saya mengharapkan kemurahan hati Anda untuk memberikan fatwa kepada saya dan juga teman saya. Perintahkan kami untuk melakukan yang benar dan larang kami melakukan yang bathil. Dan saya katakan kepada teman saya:'Sesuai yang pernah saya dengar, praktek ini tidak boleh dilakukan'. Tetapi teman saya ini menolak. Perlu diketahui bahwa saya tidak menerima uang yang berjangka.

Jawaban: Tidak dibolehkan membeli obligasi tersebut seharga 700 ribu riyal dengan kredit tetapi secara tunai 300 ribu riyal. Sebab, hal itu termasuk riba yang diharamkan. Allah Ta'ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ (278) فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ (279)
"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Oleh karena itu, jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah Allah dan Rasul-Nya akan memerangi kalian" (QS. Al Baqoroh: 278-179).

Juga telah di tegaskan dalam hadits shohih bahwa Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam melaknat orang yang memakan riba, yang memberi makan riba, penulis, dan dua orang saksi. Beliau shalallahu 'alaihi wa sallam bersama:"Mereka adalah sama".

(Fatwa no. 18494)
Pertanyaan: Pada tahun-tahun terakhir ini muncul banyak spekulasi dalam jual beli saham perusahaan, misalnya Mecca construction, perusahaan-perushaan farmasi, makanan, juga perusahaan Riyadh construction and foundation dll. Apakah yang demikian itu boleh dilakukan, sementara tidak ada larangan syar'iy?

Jawaban: Tidak ada masalah dengan jual beli saham pada perusahaan-perusahaan yang tidak menjalankan praktik riba. Hanya saja itu adalah perusahaan-perusahaan seperti perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan, perusahaan listrik, perusahaan semen, dan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang produksi. Jika perusahaan-perusahaan tersebut sudah berjalan, bukan masih dalam tahap pendirian.

(Fatwa no. 19819)
Pertanyaan: Saya pernah membeli sejumlah saham di perusahaan semen Saudi. Harga satu saham seharga 200 riyal. Setelah beberapa waktu berlalu, sekitar sebulan, harga satu saham itu naik sekitar 20 riyal, yaitu menjadi 220 riyal.

Pertanyaan pertama, apakah keuntungan yang saya peroleh dari penjualan saham-saham itu halal atau riba? Perlu diketahui, pada saat membeli saya mengambil sertifikat pembelian.

Pertanyaan kedua, di setiap akhir tahun pembukuan, sebagian yang bergerak di bidang saham, seperti perusahaan semen, perusahaan Riyadh construction dan perusahaan Jizan Az-Zira'iyah membagikan keuntungan kepada pera penanam saham. Apakah keuntungan tersebut halal atau haram, apakah di dalamnya terkandung riba? Perlu diketahui bahwa perusahaan-perusahaan ini telah membatasi keuntungan sebelumnya pada setiap saham. Dan jika perusahaan-perusahaan ini tidak membatasi nilai keuntungan dan membiarkannya sampai batas akhir di akhir setiap tahun sesuai dengan keuntungan yang sebenarnya, lalu keuntungan itu dibagikan kepada para penanam saham dengan kondisi seperti apa adanya, apakah keuntungan ini menjadi halal atau haram?

Jawaban: Diperbolehkan jual beli saham yang terdapat pada perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang produksi, seperti perusahaan semen, dan perusahaan yang bergerak di bidang pertanian, karena semuanya merupakan bentuk hak milik yang mubah, dimana jika membawa keuntungan maka keuntungan tersebut halal. Dan diperbolehkan mengambil keuntungan saham ini, karena keuntungan bersumber dari perbuatan yang mubah, yaitu produksi semen dan pertanian. Demikian juga dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang pembangunan selama tidak mengeksploitasi modal perusahaan-perusahaan ini dengan investasi yang berbau riba.

Sumber: Fatawa Lajnah Ad Daimah, kitab Buyuu'.

Catatan:
*) Obligasi merupakan surat utang jangka menengah-panjang yang dapat dipindahtangankan yang berisi janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut.
**) Saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas.( http://www.idx.co.id/)

0 Aqidah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab (2)

AQIDAH SYAIKH MUHAMMAD ABDUL WAHHAB
= RAHIMAHULLAH TA'ALA=
Oleh: Syaikh Muhammad Abdul Wahhab
(Bagian ke-2)

Aku beriman kepada segala sesuatu yang telah dikabarkan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam walaupun ia telah meninggal dunia.

Aku beriman akan adanya fitnah dan nikmat kubur. Dan aku beriman bahwa ruh akan kembali kepada jasad-jasadnya. Didekatkannya matahari kepadanya. Ditampakkannya timbangan amal serta ditimbangnya amal setiap hamba. Allah Ta'ala berfirman:
وَالْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ الْحَقُّ فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (8) (سورة الأعراف: 8)
"Timbangan pada hari itu (menjadi ukuran) kebenaran. Maka barangsiapa berat timbangan (kebaikannya) maka mereka itulah orang yang beruntung" (QS. Al A'rof: 8).

Allah Azza wa Jalla berfirman:
وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ فِي جَهَنَّمَ خَالِدُونَ (103) (سورة المؤمنون: 103)
"Barangsiapa ringan timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di Neraka Jahannam" (QS. Al-Mukminun: 103).

Manusia akan mengambil kitab amalnya dengan tangan kanannya atau ia akan mengambil kitab amalnya dengan tangan kirinya.

Aku beriman akan adanya telaga Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam. Airnya lebih putih dari putihnya laban dan lebih manis dari manisnya madu. Lenteranya berhiaskan dengan bintang-bintang yang berada dilangit. Barangsiapa yang meminum air darinya maka ia tidak akan merasa lapar untuk selama-lamanya.

Aku beriman bahwasannya shiroth (=jembatan) berada diantara Neraka Jahannam. Manusia akan melewatinya sesuai dengan kadar amal-amalnya.

Aku beriman akan adanya syafa'at Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam. Ia adalah orang yang pertama diberi syafa'at dan yang memberi syafa'at. Tidak ada seorangpun yang mengingkari akan adanya syafa'at kecuali golongan ahlul bid'ah dan ahlul dholal. Akan tetapi syafa'at tidak akan terjadi (=terkabul) kecuali dengan izin dan ridlo-Nya, hal ini sebagaimana firman-Nya:
وَلَا يَشْفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ارْتَضَى وَهُمْ مِنْ خَشْيَتِهِ مُشْفِقُونَ (28)(سورة الأنبياء: 28).
"…dan mereka tidak memberi syafa'at melainkan kepada orang yang diridloi(Allah), dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya" (QS. Al Anbiya: 28)

Allah Ta'ala berfirman:
مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ (255)
"Tidak ada yang dapat memberi syafa'at di sisi-Nya tanpa izin-Nya" (QS. Al Baqoroh: 255).

Allah Azza wa Jalla berfirman:
وَكَمْ مِنْ مَلَكٍ فِي السَّمَاوَاتِ لَا تُغْنِي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا إِلَّا مِنْ بَعْدِ أَنْ يَأْذَنَ اللَّهُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَرْضَى (26) (سورة النزم: 26)
"Dan berapa banyak malaikat di langit, syafa'at mereka sedikitpun tidak berguna kecuali apabila Allah telah mengizinkan (dan hanya) bagi siapa yang Dia kehendaki dan Dia ridloi" (QS. An Najm: 26).

Dan Ia tidak akan meridloinya kecuali kepada ahli tauhid serta Ia tidak akan mengizinkannya kecuali kepada ahlinya. Sedangkan bagi orang-orang musyrik, maka ia tidak akan mendapatkan syafa'atnya. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta'ala:
فَمَا تَنْفَعُهُمْ شَفَاعَةُ الشَّافِعِينَ (48
"Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa'at dari orang-orang yang memberikan syafa'at" (QS. Mudatsir: 48).

Aku beriman bahwasannya Jannah dan Neraka adalah 2 (dua) makhluk-Nya, keduanya telah diciptakan-Nya sekarang, serta keduanya tidaklah kosong.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman akan melihat Allah dengan pandangan mereka pada hari kiamat sebagaimana ia melihat bulan pada tanggal 15 hijriyah. Mereka melihat Allah tanpa adanya halangan sedikitpun.

Aku bersaksi bahwasannya Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam adalah penutup para nabi dan rasul. Tidaklah benar iman seorang hamba sampai ia mengimani dan menyaksikan kebenaran risalah kenabiannya.

Sesungguhnya sebaik-baiknya manusia dari ummatnya adalah Abu Bakar Ash Shidiq, Umar Al Faruq, 'Utsman Dzul Nurain, serta 'Ali Al Murtadla, kemudian para sahabat yang sepuluh, Ahlu Badr, Ahlu bai'ah Ar Ridwan, kemudian para sahabat nabi yang lainnya radhiallah anhum ajma'in.

(Bersambung, insyaAllah)

33 Usir Jama'ah Tabligh Dari Pintu-pintu Rumah Kalian

USIR JAMA'AH TABLIGH
DARI PINTU-PINTU RUMAH KALIAN

Oleh: Asy Syaikh 'Ubaid Al Jabiri

Pengantar:
Segala puji hanya bagi Allah semata, sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi akhir zaman, keluarga, serta para sahabatnya .

Amma ba'du:

Masih hangat dalam ingatan kami kejadian sekitar 3-4 tahun yang lalu akan tingkah laku dan ucapan Sururiyin Indonesia yang berada di Kuwait terhadap Tablighiy. Ucapan pembelaan mereka terhadap Tablighiy yang waktu itu akan bertandang ke tempat kami namun kami menolaknya: "Biarkan saja mereka ikut/hadir dalam kajian kita. Semoga saja mereka mendapat hidayah dengan datang ketempat/kajian kita" atau perkataan semakna dengannya*).Dan demi Allah, kami tahu pasti bahwa kalian mengetahui akan kesesatan serta penyimpangan Jama'ah Tabligh, namun mengapa kalian melakukan hal yang demikian?!

Maka perhatikanlah wahai Sururiyin (Abu 'Umair Faruq, Ummu 'Umair Indah binti Andi, Abu Abdullah Guspar, Abu Abdurrahman Waridi, Imtihan, dan Ahmad Fajri) tentang apa yang telah kalian ucapkan dan lakukan terhadap Tablighiy Indonesia yang bertandang ke Kuwait. Bukankah apa yang telah kalian ucapkan dan lakukan adalah suatu kesalahan yang sangat fatal!!? Maka sebagai nasehatku kepada kalian, perhatikanlah fatwa ulama Rabbaniy di bawah ini. Semoga kalian mendapat mengambil manfaatnya.

Pertanyaan
(Soal dibacakan oleh moderator untuk asy-Syaikh 'Ubaid al-Jabiry -hafidzhahulloh) Sang penanya ini menganggap bahwa dirinya masih awam dan dia mengeluh tentang banyaknya jama’ah tabligh yang berdatangan di depan rumahnya dan dia tidak mengetahui apa yang harus dia perbuat terhadap mereka?

Jawaban asy-Syaikh 'Ubaid al-Jabiry Pertama ; hendaklah anda bersama orang-orang yang berilmu –sebagaimana yang telah lewat (penyebutannya)- yang mereka dikenal dengan kekokohan manhaj dan keyakinan yang shohih, ambillah (ilmu) dari mereka dan belajarlah.

Kedua ; Usirlah mereka (firqoh tabligh tersebut), katakan kepada mereka :“Saya tidak menginginkan kalian dan jangan lagi kalian (datang kemari) selama-lamanya. Saya bukan termasuk golongan kalian dan kalian bukan termasuk bagian dari kami. Pergilah kalian karena kami tidak menginginkan kalian”.

Jama’ah tabligh adalah jama’ah bid’ah lagi sesat dan menyesatkan, (keyakinan mereka) adalah sufiyah. Hingga puncak dari urusan mereka –yaitu orang-orang yang terjerembab ke dalam (keyakinan sufiyah)- adalah membai’at (kelompok mereka) di atas empat tarekat sufiyah, yaitu al-Jisytiyah, al-Qadiriyah, an-Naqsabandiyah dan as-Sahruwandiyah.

Dan bacalah –semoga Allah memberkahimu- tulisan as Syeikh Sa’ad al Husain hafizhohullah, dan tulisan al Akh Nazar Al Jarbu’iy serta tulisan as Syeikh Hamud At Tuwaijiriy rohimahullah. Demikian pula dari kitab-kitab sebelum as Syeikh Muhammad Aslam rahimahullah dan syarah kitab as syeikh Muhammad Aslam- saya (syeikh) kira judulnya ; (Jama’ah at Tabligh ma laha wa ma ‘alaiha) atau yang semisalnya. Namun as Syeikh Taqiyuddin Siroj rahimahullah mensyarahnya dengan judul “As Sirojul Munir”.

(Diterjemahkan oleh al-Ustadz Abu Abdir-Rahman Abdul Aziz as-Salafy dari Naskah Ushul Waqowaid Fii Manhaj Salafi Karya asy-Syaikh 'Ubaid bin Abdullah bin Sulaiman Al Jabiry -hafidzhahulloh )

Untuk Medengarkan Fatwa dalam versi Audio silakan klik banner di bawah:
download

Catatan:
*) Kejadian ini terjadi ketika kami masih aktif mengikuti kajian dengan salah seorang da'I Jum'iyyah Ihya'ut Turots (Abu 'Umair Faruq). Kebetulan pada waktu itu rumah kami mendapat giliran kajian bulanan dan mereka mengundang rombongan Jama'ah Tabligh Indonesia yang sedang bertandang ke Kuwait dalam kajian tersebut. Alhamdulillah beberapa jam sebelum kajian dimulai kami mendengar bahwa kajian di tempat kami akan dihadiri oleh rombongan Jama'ah Tabligh, maka spontan kami menolak kehadiran mereka. Maka keluarlah kalimat seperti tersebut dari mereka. Akhirnya, kajian bulanan pada waktu itu mendadak diadakan di rumah Abu Salman Joko.

0 Aqidah Syaikh Muhammad Abdul Wahhab rahimahullah

AQIDAH SYAIKH MUHAMMAD ABDUL WAHHAB
= RAHIMAHULLAH TA'ALA=
Oleh: Syaikh Muhammad Abdul Wahhab

Pengantar:

Segala puji hanya bagi Allah, sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada nabi akhir zaman, keluarga, serta para sahabatnya hingga hari akhir.

Amma Ba'du:

Sudah menjadi sunnatullah bahwasannya setiap dakwah kepada kebenaran akan mengalami halangan dari orang-orang yang membencinya. Begitu juga dengan dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah Ta'ala yang menyerukan perbaikan ummat dari kesyirikan tidak luput dari hal ini.

Para pembenci dakwahnya terus menyebarkan virus-virus maut yang disebarkan dari dahulu sampai sekarang dan hingga waktu yang hanya Allah saja mengetahuinya. Mereka mengatakan bahwa Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab membawa ajaran baru, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab mengkafirkan ummat Islam dan masih banyak syubhat lainnya yang mereka sebarkan. Hal inilah yang kami lihat baik dalam blog-blog, website berbahasa Indonesia maupun bahasa lainnya.

Maka dalam kesempatan ini, insya Allah kami akan menurunkan tulisan secara berseri tentang Aqidah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah. Tulisan ini merupakan terjemahan jawaban Syaikh rahimahullah terhadap penduduk Qoshim ketika mereka bertanya tentang Aqidah syaikh.

Akhir kata, semoga terjemahan ini bermanfaat bagi kita semua dan menjadi suatu amal kebaikan yang memberatkan timbangan di akhirat kelak. Dan apabila para pembaca menemukan kesalahan dalam terjemahan ini kami mohon koreksiannya. Koreksian Anda dapat di layangkan melalui japri ke ibnsarijan at gmail dot com.

Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad Abdurrahman Sarijan
Jahra, Kuwait: 14 Sya'ban 1429H - 15 Agustus 2008 M.
====000====

Berkata Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah Ta'ala dalam risalahnya kepada penduduk Qoshim ketika beliau ditanya tentang aqidahnya.

بسم الله الرحمن الرحيم
Saya bersaksi dengan menyebut nama Allah dan dengan sesuatu yang hadir bersamaku dari malaikat serta aku bersaksi dengan diri kalian bahwa saya berkeyakinan sebagaimana aqidah Firqatun Najiyah (=golongan yang selamat, pent) Ahlus Sunnah Wal Jama'ah dalam beriman kepada Allah, malaikat, kitab, rasul, hari berbangkit setelah kematian, serta qodar yang baik maupun yang buruk.

Dan bagian dari keyakinan kita kepada Allah Ta'ala adalah kita menyakini sifat-sifat-Nya sebagaimana yang Ia sifakan pada diri-Nya dalam kitab-Nya serta apa-apa yang diterangkan oleh Rasul-Nya shalallahu 'alaihi wa sallam tanpa tahrif dan ta'thil. Bahkan aku berkeyakinan bahwasannya Allah Ta'ala:
ليس كمثله شيء وهو السميع البصير
"Tidak ada sesuatu yang serupa dengan-Nya dan Dia Maha Mendengar dan Maha Melihat" (QS. Asy-Syu'ara: 11).

Aku tidak meniadakan apa-apa yang Dia sifatkan pada diri-Nya, tidak menambah/mengubah kalam-Nya dari maknanya, tidak berbuat ilhad dalam asma' dan ayat-ayat-Nya, tidak mempertanyakan serta tidak menyamakan sifat-sifat Allah Ta'ala dengan sifat makhluk-Nya karena Ia Maha Tinggi. Tidak ada yang serupa dan yang menyamai-Nya, tidak ada tandingan bagi-Nya karena Allah Ta'ala paling mengetahui akan diri-Nya dan selain-Nya. Perkataan-Nya adalah yang paling benar dan beritanya adalah yang terbaik. Ia selamat dari apa-apa yang disifatkan dari golongan yang menyimpang dari ahli takyif dan ahli tamtsil serta Ia selamat dari golongan yang meniadakan sifat-sifat-Nya dari golongan Ahli Tahrif dan Ahli Ta'thil. Allah Ta'ala berfirman (artinya): "Maha Suci Rabbmu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakana. Dan kesejahterakan dilimpahkan atas para rasul. Dan segala puji bagi Allah Rabb alam semesta" (QS. Ash Shofat: 180-182).

Firqotun Najiyah (=golongan yang selamat, pent) mereka adalah golongan yang berada dipertengahan dalam permasalahan perbuatan Allah Ta'ala dari dua golongan yang menyimpang, Qodariyyah dan Jabriyyah. Bersikap pertengahan dalam masalah wa'id Allah (=janji/ancaman Allah, pent) antara Murji'ah dan Wa'idiyyah. Serta mereka (Firqtun Najiyyah, pent) adalah golongan yang bersikap pertengahan dalam masalah keimanan dan agama (syari'at) antara Haruriyyah dan Mu'tazilah, serta Murji'ah dan Jahmiyyah. Mereka juga bersikap pertengahan dalam masalah sahabat Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam antara Rawafidl dan Khawarij.

Aku berkeyakinan bahwasannya Al-Qur'an adalah KALAMULLAH yang Ia turunkan dan ia (Al-Qur'an, pent) bukanlah makhluk. Dari-Nya ia berasal dan kepada-Nya ia akan kembali dan bahwasannya kalamnya adalah hakikat (=nyata). Ia (Al Qur'an) diturunkan kepada hamba, Rasul, dan kepercayaan-Nya dengan diwahyukan kepadanya. Ia mengadakan hubungan antara diri-Nya dengan hamba-Nya melalui utusan-Nya, nabi kita Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam.

Aku beriman bahwasannya Allah melakukan apa saja yang Ia kehendaki. Tidak ada seorangpun yang mampu melakukan sesuatu kecuali dengan irodah-Nya. Tidak ada sesuatu apapun yang keluar dari masyi'ah-Nya. Tidak ada sesuatu apapun di dunia ini yang keluar dari taqdir-Nya. Tidak ada suatu pilihanpun bagi seorang hamba terhadap qodar yang telah ditentukan-Nya, serta tidak ada perubahan dengan apa-apa yang telah Ia tuliskan dalam Lauhul Mahfudz.

(Bersambung, insyaAllah)

0 Ihya'ut Turots&Ahlul Bid'ah Abu Ishaq Al Huwainiy

IHYA'UT TUROTS&AHLUL BID'AH ABU ISHAQ AL HUWAINIY
Oleh: Abu Muhammad Abdurrahman Sarijan

Segala puji hanya bagi Allah Rabb alam semesta, sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi akhir zaman, keluarga, serta para sahabatnya. Amma Ba'du:

Masih ingatkah pembaca dengan fatwa Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullah tentang Abu Ishaq Al Huwainiy Al Mashri? Jika Anda lupa, marilah kita segarkan kembali ingatan kita akan fatwa itu disini dan ingatkah Anda akan apa yang telah difatwakan oleh Abu Ishaq Al Huwaini terhadap pemabuk? Na'am, pengkafiran.Dengarkanlah perkataannya disini, juga ingatkah Anda dengan apa yang telah beliau katakan terhadap pemerintah (sulthon)?, dengarkanlah disini.

Jika demikian keadaan orang ini (baca: Abu Ishaq Al Huwaini, pent), lantas mengapa Ihya'ut Turots yang katanya "mengusung" manhaj salafiyah telah beberapa kali mengundang beliau? Benarkah mereka "mengusung" manhaj salafiy yang mubarokah ini?

Gambar 1: Abu Ishaq Al Huwaini dalam salah satu acara Ihya'ut Turots

Serta perhatikanlah wahai orang-orang yang berakal akan bantahan Syaikh Abul A'la Kholid bin Muhammad 'Utsman hafizahullah terhadap penyimpangan-penyimpangan Al Huwaini sbb:

a. Hakikat Abu Ishaq Al Huwaini
b. Tauhid Hakimiyyah dalam pandangan Al Huwaini
c. Al Huwaini Menyelisihi Para Ulama
d. Manhaj Muwazanah dalam pandangan Al Huwaini
e. Bantahan terhadap Al Huwaini

3 Dengar&Download Dauroh Masyayaikh 2008M

Alhamdulillah, berikut ini fasilitas dengar dan download file rekaman Dauroh Masyayikh Timur Tengah di Yogyakarta pada 2-4 Agustus 2008 yang direkam oleh panitia dauroh (insya Allah ini kami update segera setelah file tersedia) :

Sabtu 2 Agustus:

6.30-8.00 : Kajian ustadz Khidir (Makassar)

Dengar :

Download : Ust Khidir A

10.00-11.30 : Muhadaroh Syaikh Abdullah al-Bukhori

Dengar :

Download : Syaikh Abdullah al-Bukhori A

15.30-17.30 : kajian ustadz Khidir (Makassar)

Dengar :

Download : Ust Khidir B

19.30-21.00 : Muhadaroh Syaikh Abdullah Bukhori

Dengar :

Download : Syaikh Abdullah al-Bukhori B

Ahad, 3 Agustus:

6.30-8.00 : kajian ustadz Abdul Mu’thi Lc (Kebumen)

Dengar :

Download : Ustadz Abdul Mu’thi Lc A

09.30-10.30 : kajian ustadz Abdul Mu’thi Lc (Kebumen)

Dengar :

Download : Ustadz Abdul Mu’thi Lc B

10.30-11.30 : Muhadaroh Syaikh Abdullah Bukhori

Dengar :

Download : Muhadaroh Syaikh Abdullah Bukhori C

15.30-17.00 : kajian ustadz Afifuddin

Dengar :

Download : Ustadz Afifuddin A

19.30-21.00 : Muhadaroh Syaikh Khalid Adz-Dzhafiri

Dengar :

Download : Muhadhoroh Syaikh Kholid A

Senin, 4 Agustus:

6.30-8.00 : kajian Ustadz Afifuddin

Dengar :

Download : Ustadz Afifuddin B

10.30-11.30 : Muhadaroh Syaikh Khalid Adz-Dzhafiri

Dengar :

Download : Muhadhoroh Syaikh Kholid B

16.00-17.30 : Muhadaroh Syaikh Abdulloh Shalfiq

Dengar :

Download : Muhadhoroh Syaikh Abdullah Shalfiq A

19.30-21.00 : Muhadaroh Syaikh Abdulloh Shalfiq

Dengar :

Download : Muhadhoroh Syaikh Abdullah Shalfiq B

0 Jum'iyyah Ihya'ut Turots Dan Demokrasi

JUM'IYYAH IHYA' AT-TUROTS DAN DEMOKRASI
Oleh: Abu Muhammad Abdurrahman Sarijan


Pada muhadloroh tanggal 15 Jumadil Ula 1429 yang bertepatan dengan tanggal 08 Mei 2008 di Jahra-Kuwait yang disampaikan oleh Syaikh Muhammad Al Anjeri (Kuwait) hafizahullah, beliau menerangkan (mulai menit ke 00.27) akan pujaan TUROTSIY dalam masalah demokrasi dan bermesraannya PEMBESAR IT dengan SYI'AH. Mereka (Turotsi) berkata: Ad Demokratia sabiluna......(Demokrasi adalah jalan kami), maka benarlah orang yang telah mengatakan bahwa mereka adalah SALFATY*) (Salafy Demokrasi).

DOWNLOAD KASET DISINI

*) Ini adalah ucapan Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullah Ta'ala terhadap Abdurrahman Abdul Kholiq (pembesar (mufti) Ihya'ut Turots).



ANDA MEMBUTUHKAN BIBIT MANGGA BERKWALITAS?

Kami Bibit Unggul Nursery menyediakan berbagai Bibit Mangga Berkwalitas, missal: Mangga Erwin/Irwin, Mangga Kiojay, Mangga Chokanam, mangga Namdokmay, Mangga Mahatir. Kami juga menyediakan Bibit Durian Monthong, Durian Bhineka Bawor, Jeruk Chokun, Jeruk Santang.

Segera Hubungi Kami di:

0852-2081-6455.

Lengkapi koleksi kebun Anda dengan Bibit Berkwalitas dari kami

Kami siap melayani pembelian(Grosir dan Eceran) bibit dari seluruh Indonesia dengan kwalitas bibit unggulan dan harga terjangkau.

Komentar Terbaru